Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bangun Kesiangan Bukan Cuma Bikin Ngantuk, Ini yang Terjadi pada Tubuh
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Cuma Hitung Durasi Tidur, Jam Bangun Tak Kalah Penting

Senin, 14 September 2026 - 23:29:00 WIB
Jangan Cuma Hitung Durasi Tidur, Jam Bangun Tak Kalah Penting
Tidur yang cukup selama ini sering dikaitkan dengan berapa lama seseorang beristirahat pada malam hari.  (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tidur yang cukup selama ini sering dikaitkan dengan berapa lama seseorang beristirahat pada malam hari. Namun, selain durasi, waktu mulai tidur dan waktu bangun ternyata juga menjadi bagian penting dari pola tidur yang perlu diperhatikan.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, menyoroti penelitian ilmiah yang menganalisis hubungan antara waktu tidur dan risiko kematian. Penelitian tersebut berjudul Association of sleep timing with all-cause and cardiovascular mortality: the Sleep Heart Health Study and the Osteoporotic Fractures in Men Study.

Melalui utas di akun Threads miliknya, dr Adam membagikan temuan penelitian tersebut. Dia bahkan mengaku mulai memperhatikan waktu tidurnya setelah membaca hasil penelitian.

“Gue berusaha tidur sebelum tengah malam setelah baca jurnal ini,” tulis dr Adam, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Menurut dr Adam, penelitian yang menganalisis kebiasaan tidur masyarakat di Amerika Serikat menemukan adanya hubungan antara waktu tidur yang terlalu larut dan peningkatan risiko kematian dari berbagai penyebab.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut