Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bangun Kesiangan Bukan Cuma Bikin Ngantuk, Ini yang Terjadi pada Tubuh
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Cuma Hitung Durasi Tidur, Jam Bangun Tak Kalah Penting

Senin, 14 September 2026 - 23:29:00 WIB
Jangan Cuma Hitung Durasi Tidur, Jam Bangun Tak Kalah Penting
Tidur yang cukup selama ini sering dikaitkan dengan berapa lama seseorang beristirahat pada malam hari.  (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Ada penelitian yang menganalisis kebiasaan tidur di Amerika Serikat. Nah ternyata hasilnya menarik, yaitu kebiasaan tidur setelah tengah malam (Jam 00:00) meningkatkan risiko kematian hingga 53 persen lebih tinggi," katanya.

Bangun Kesiangan Juga Dikaitkan dengan Risiko Kesehatan

Tidak hanya waktu mulai tidur, waktu bangun juga menjadi perhatian dalam penelitian tersebut. Kebiasaan bangun terlalu siang, khususnya setelah pukul 08.00, dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi.

"Hasil menarik lainnya adalah kebiasaan bangun telat (diatas jam 08:00) juga meningkatkan risiko kematian hingga 39 persen lebih tinggi," tambah dr Adam.

Temuan ini menunjukkan bahwa pola tidur tidak semata-mata mengenai jumlah jam yang dihabiskan seseorang untuk tidur. Waktu tidur dan bangun juga menjadi bagian dari pola yang berkaitan dengan kesehatan.

Berkaitan dengan Jam Biologis Tubuh

Waktu tidur dan bangun berhubungan dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Sistem ini membantu tubuh mengatur siklus tidur dan bangun serta berbagai proses fisiologis lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut