Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : LVAD Buka Harapan Baru Pasien Gagal Jantung Berat, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Menkes Budi Soroti Layanan LVAD di Indonesia, Tak Ingin Hanya Terpusat di Jawa

Minggu, 06 September 2026 - 17:20:00 WIB
Menkes Budi Soroti Layanan LVAD di Indonesia, Tak Ingin Hanya Terpusat di Jawa
Menkes Budi Gunadi Sadikin ingin teknologi LVAD untuk gagal jantung dapat menjangkau pasien lebih banyak di Indonesia. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

Besarnya jumlah pasien membuat pengembangan layanan lanjutan menjadi bagian penting dalam penanganan penyakit jantung di Indonesia.

LVAD merupakan alat bantu mekanis yang bekerja membantu ventrikel kiri memompa darah ke seluruh tubuh. Teknologi tersebut dapat menjadi pilihan terapi bagi pasien tertentu dengan gagal jantung berat, sehingga penggunaannya tetap membutuhkan penilaian medis dan pemilihan pasien yang tepat. 

Bukan Sekadar Memasang Alat

Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular dengan Sub Spesialis Konsultan Bedah Jantung Dewasa RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr M Arza Putra, Sp.BTKV, Subsp. JD(K) sebelumnya menekankan bahwa keberhasilan penanganan pasien dengan LVAD sangat dipengaruhi oleh ketepatan memilih pasien dan waktu intervensi.

"Hal yang paling penting untuk kasus pertama adalah pemilihan pasien. Waktu sangat penting," ujar dr Arza. 

Pasien yang terlambat mendapatkan penanganan dapat mengalami penurunan fungsi sejumlah organ. Kondisi tersebut pada akhirnya bisa membuat intervensi menjadi semakin kompleks.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut