KPK Ungkap 3 Sumber Uang Suap Imam Nahrawi, Termasuk Anggaran Asian Games 2018

Ilma De Sabrini ยท Jumat, 20 September 2019 - 21:15 WIB
KPK Ungkap 3 Sumber Uang Suap Imam Nahrawi, Termasuk Anggaran Asian Games 2018

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan sumber dugaan uang suap yang diterima oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Pertama, dari anggaran fasilitasi bantuan Asian Games 2018.

Kedua dari anggaran fasilitas bantuan kegiatan peningkatan kapasitas tenaga keolahragaan KONI pusat 2018. Ketiga dari bantuan pemerintah kepada KONI guna pelaksanaan pengawasan dan pendampingan (wasping) pada kegiatan peningkatan prestasi olahraga nasional.

"Proses pengurusan sampai dengan pencairan proposal hibah KONI merupakan commitment fee terkait tiga hal ini," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).

Dalam kasus tersebut KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima saksi dari unsur KONI, yakni pengurus di bidang anggaran dan keuangan. Selain itu KPK juga tengah menelusuri aset milik Imam Nahrawi untuk pengembalian ke negara.

BACA JUGA:

Tersangka Kasus Suap KONI, Menpora Imam Nahrawi Diduga Terima Uang Rp26,5 Miliar

Imam Nahrawi: Saya Tidak Seperti yang Dituduhkan KPK

Dia berharap masyarakat yang mengetahui aset Imam Nahrawi segera melaporkan kepada KPK, "Akan memaksimalkan penelusuran aset untuk kepentingan pengembalian uang ke negara," katanya.

Imam Nahrawi beserta asisten pribadinya, Miftahul Ulum telah ditetapkan tersangka. Imam Nahrawi menyatakan mengundurkan diri sebagai Menpora tidak lama setelah dinyatakan tersangka.

Imam Nahrawi diduga menerima uang Rp14,7 miliar melalui asisten pribadinya, Imftahul Ulum, dalam rentang 2014-2018. Imam Nahrawi juga diduga meminta uang Rp11,8 miliar dalam rentang waktu 2016-2018, sehingga total dugaan penerimaan sebesar Rp26,5 miliar.

Uang itu merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018.


Editor : Kurnia Illahi