Update Karhutla RI: Jumlah Hotspot Turun Drastis Jadi 317 Titik Panas
"Setiap indikasi hotspot tetap harus diverifikasi melalui groundcheck, sementara pemadaman, pembasahan dan pendinginan terus dilakukan untuk memastikan api maupun bara di bawah permukaan benar-benar padam," ujarnya.
Di tengah penurunan angka nasional, Sumatera Selatan justru mencatat kenaikan hotspot dari 58 menjadi 102 titik. Kondisi ini menjadi perhatian karena menunjukkan bahwa penurunan secara nasional tidak terjadi merata di seluruh wilayah.
Sebaliknya, Kalimantan Tengah mengalami penurunan tajam dari 785 menjadi 60 titik. Kalimantan Barat juga turun dari 184 menjadi 55 titik, sedangkan Jambi berkurang dari 46 menjadi sembilan titik. Kalimantan Selatan dan Riau tercatat nihil hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.
Ristianto mengatakan petugas tetap harus mencermati wilayah yang mengalami peningkatan sekaligus memastikan lokasi yang sebelumnya terdeteksi panas benar-benar aman.
"Kondisi lapangan tetap harus menjadi ukuran utama keberhasilan penanganan. Sumatera Selatan yang justru mengalami peningkatan hotspot menjadi salah satu wilayah yang perlu terus dicermati, sementara penyisiran dan pendinginan tetap diperlukan pada daerah yang hotspotnya telah menurun," katanya.