Di Balik Bencana Abu Vulkanik, Ada Manfaat untuk Tanah hingga Ekosistem Laut
“Di laut malah lebih cepat. Peneliti Islandia dan Jerman nemuin, setelah abu nyentuh air, unsur hara kaya fosfor dan besi langsung terlepas jadi sumber nutrisi si fitoplankton, yang merupakan makanan utama bagi para ikan,” katanya.
Fitoplankton memiliki posisi penting dalam rantai makanan laut. Organisme mikroskopis tersebut menjadi sumber makanan bagi berbagai organisme laut dan berperan dalam produktivitas ekosistem perairan.
Fenomena peningkatan produktivitas fitoplankton setelah masuknya material vulkanik juga pernah diamati dalam penelitian terkait letusan Gunung Kasatochi pada 2008. Sebaran abu ke kawasan Pasifik Utara dikaitkan dengan peningkatan aktivitas fitoplankton di perairan tersebut.
Meski demikian, dampak abu vulkanik terhadap lingkungan sangat bergantung pada komposisi abu, jumlah material yang jatuh, lokasi, serta kondisi ekosistem. Dalam konsentrasi tertentu, abu vulkanik juga dapat memberikan dampak negatif terhadap kualitas air, tanah, udara, hingga kesehatan manusia.
Karena itu, manfaat ekologis abu vulkanik tidak menghilangkan kebutuhan untuk melakukan mitigasi terhadap dampak erupsi. Masyarakat tetap perlu mengikuti informasi dan arahan dari otoritas terkait ketika terjadi hujan abu vulkanik.