Di Balik Bencana Abu Vulkanik, Ada Manfaat untuk Tanah hingga Ekosistem Laut
Bang Sap menilai pemahaman mengenai siklus alami tersebut dapat membantu masyarakat melihat dampak erupsi secara lebih menyeluruh, terutama bagi mereka yang menggantungkan aktivitas ekonomi di kawasan vulkanik.
“Artinya, kamu bisa siapin mitigasi buat kerugian jangka pendek, sambil sadar ada panen jangka panjang yang lagi kamu bangun tanpa sadar. Abu vulkanik bukan musuh mutlak. Dia siklus alam yang mungkin merugikan sesaat, tapi ngasih benefit lebih lama,” ujar dia.
Dengan demikian, abu vulkanik dapat membawa dua sisi bagi lingkungan. Dalam jangka pendek, material tersebut dapat menimbulkan gangguan dan kerusakan, tetapi dalam proses alam yang berlangsung lebih lama, mineral yang dikandungnya dapat berkontribusi terhadap kesuburan tanah dan produktivitas ekosistem laut.
“Abu vulkanik bukan musuh mutlak. Dia siklus alam yang mungkin merugikan sesaat, tapi ngasih benefit lebih lama. Cocok sama ungkapan blessing in disguise: berkah tersembunyi atau kebaikan yang datang dari kejadian yang dinilai buruk. Jangan-jangan, yang kita kira bencana itu cuma cara alam untuk menyembuhkan dan memperbaiki dirinya,” kata Bang Sap.
Editor: Dani M Dahwilani