Bangun Kesiangan Bukan Cuma Bikin Ngantuk, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Dani M Dahwilani
Bangun kesiangan bukan cuma membuat tubuh terasa berat dan mengantuk sepanjang hari. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Bangun kesiangan bukan cuma membuat tubuh terasa berat dan mengantuk sepanjang hari. Kebiasaan menggeser waktu tidur dan bangun juga berkaitan dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang mengatur berbagai fungsi penting.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, menyoroti temuan penelitian yang menganalisis hubungan antara waktu tidur, waktu bangun, dan risiko kematian. Penelitian tersebut berjudul Association of sleep timing with all-cause and cardiovascular mortality: the Sleep Heart Health Study and the Osteoporotic Fractures in Men Study.

Melalui utas di akun Threads miliknya, dr Adam membagikan sejumlah temuan dari penelitian tersebut. Salah satunya mengenai kebiasaan bangun terlalu siang.

"Hasil menarik lainnya adalah kebiasaan bangun telat (diatas jam 08:00) juga meningkatkan risiko kematian hingga 39 persen lebih tinggi," tambah dr Adam.

Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara waktu bangun dengan kondisi kesehatan. Namun, angka tersebut tidak dapat dimaknai bahwa seseorang yang bangun setelah pukul 08.00 secara otomatis akan mengalami masalah kesehatan atau kematian.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
30 hari lalu

Terungkap! Ternyata Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kamu Tidur

30 hari lalu

Tidur Cuma Sebentar Setiap Hari? Dokter Ungkap Dampaknya bagi Otak

2 bulan lalu

Jangan Cuma Hitung Durasi Tidur, Jam Bangun Tak Kalah Penting

2 bulan lalu

Sering Dilakukan Sebelum Tidur, Ingat Kebiasaan Ini Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Impotensi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal