Fakta-Fakta Mimpi Buruk di Pagi Hari Lebih Nyata dan Menakutkan

Niko Prayoga
Mimpi buruk di pagi hari sering kali terasa lebih nyata, emosional, dan bahkan membuat seseorang bingung. (Foto: Ilustrasi AI)
Baca Juga

dr Decsa menjelaskan bahwa ketika seseorang kembali tidur setelah terbangun, otak dapat lebih cepat memasuki fase REM.

“Menurut riset, aliran darah ke prefrontal butuh 5 sampai 30 menit buat balik normal. Nah, kalau di fase ini kalian tidur lagi, otak itu langsung lompat ke fase rapid eye movement atau REM, fase mimpi. Karena pagi hari, otak udah lapar untuk masuk ke fase mimpi,” kata dr. Decsa.

Baca Juga

3. Ada Fenomena REM Rebound

Tidur yang terpotong dapat berkaitan dengan fenomena REM rebound. Kondisi tersebut membuat otak memasuki fase REM lebih cepat dan intens.

“Plus ada fenomena namanya REM rebound. Tidur kepotong bikin otak balas dendam masuk REM lebih cepat dan lebih intens. Hasilnya, mimpi jadi panjang, vivid, terasa real,” tambahnya.

4. Emosi dalam Mimpi Bisa Terasa Lebih Kuat

Saat fase REM, beberapa bagian otak yang berhubungan dengan emosi dan memori sangat aktif. Kondisi ini dapat membuat mimpi terasa lebih emosional.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
9 jam lalu

Cara Mencegah Ketindihan, Dokter Sarankan Posisi Tidur Miring

8 jam lalu

Ini yang Terjadi saat Ketindihan, Otak Sudah Bangun tapi Tubuh Tak Bisa Gerak

10 jam lalu

Tidur Lagi 30 Menit Usai Bangun Bikin Mimpi Terasa Nyata? Ini Penjelasan Dokter

14 jam lalu

Ketindihan saat Tidur Apa Ulah Roh Jahat? Ini Penjelasan Medis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal