Punya Budget Terbatas? Ahli Gizi Ungkap Cara Tetap Penuhi Nutrisi Keluarga

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak makan bergizi. (Foto: Ilustrasi AI)

"Kita punya sumber protein nabati yang sangat baik yaitu tempe dan tahu, yang memang lebih ekonomis. Tapi jangan lupakan protein hewani yang sebenarnya lebih mudah dicerna dan diserap," kata Tara.

Untuk keluarga dengan anggaran terbatas, telur dan ikan bisa menjadi pilihan protein hewani yang relatif lebih ekonomis dibandingkan daging.

"Apalagi, Indonesia negara kepulauan; keanekaragaman ikan sangat tinggi. Ikan juga mengandung lemak tak jenuh yang sehat," jelasnya.

Pilihan tersebut juga bisa menjadi strategi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak, terutama pada masa pertumbuhan.

Tara menyoroti masih rendahnya pemberian makanan beragam pada anak. Berdasarkan data yang disampaikannya, hanya 43 persen balita usia 6–23 bulan di Indonesia yang mendapatkan Minimum Acceptable Diet, yakni MPASI yang memenuhi standar keberagaman dan kecukupan makanan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
31 hari lalu

Hari Anak Nasional 2026, Edukasi Gizi di Kupang Libatkan 1.000 Orang Tua dan Anak

1 bulan lalu

Nasi, Kentang atau Pasta, Mana Paling Sehat? Begini Kata Ahli Gizi 

1 bulan lalu

Kuning Telur Tak Perlu Ditakuti, Ahli Gizi Ungkap Mitos Kolesterol

1 bulan lalu

Telur Ceplok atau Dadar, Mana Lebih Sehat? Begini Penjelasan Ahli Gizi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal