"Atau misalnya kita goreng sosis untuk lauk, maka tambahkan sayur yang lebih beragam, jadi asupan gizi tetap optimal," lanjut Tara.
Selain makanan utama, susu juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi asupan nutrisi keluarga.
Tara menjelaskan, susu mengandung berbagai zat gizi dalam setiap porsinya. Ia juga menyebut susu memiliki skor Digestible Indispensable Amino Acid Score (DIAAS) yang tinggi.
DIAAS merupakan metode untuk mengukur kualitas protein berdasarkan seberapa baik asam amino esensial dapat dicerna dan diserap tubuh. Semakin tinggi nilainya, semakin baik kualitas protein tersebut.
"Susu memiliki skor DIAAS tertinggi dalam protein hewani," jelas Tara.
Ia menyebut susu sapi memiliki nilai DIAAS di atas 100 persen.
Pada akhirnya, Tara menekankan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengabaikan kebutuhan gizi keluarga. Dengan mengenali sumber pangan lokal, memilih protein yang terjangkau, serta mengombinasikan berbagai kelompok makanan, menu bergizi tetap dapat disajikan dengan biaya yang lebih realistis.