Karbohidrat sendiri tetap dibutuhkan tubuh dan secara umum menempati sekitar 50–60 persen dari asupan pangan harian. Yang perlu diperhatikan adalah keberagaman sumbernya.
"Kita punya banyak sekali pangan lokal dari umbi-umbian. Contohnya kimpul, yang sekarang sedang ngetren. Beras juga beraneka warna, jadi jangan nasi putih terus," ujarnya.
Dengan memanfaatkan sumber karbohidrat yang beragam, keluarga tidak harus bergantung pada satu jenis bahan pangan saja.
Selain karbohidrat, protein menjadi komponen penting yang tidak boleh diabaikan. Tara menyebut tahu dan tempe sebagai sumber protein nabati yang ekonomis dan mudah diperoleh.
Namun, ia mengingatkan agar konsumsi protein tidak hanya mengandalkan sumber nabati. Protein hewani juga perlu masuk dalam menu keluarga karena lebih mudah dicerna dan diserap tubuh.