Punya Budget Terbatas? Ahli Gizi Ungkap Cara Tetap Penuhi Nutrisi Keluarga

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak makan bergizi. (Foto: Ilustrasi AI)

Karbohidrat sendiri tetap dibutuhkan tubuh dan secara umum menempati sekitar 50–60 persen dari asupan pangan harian. Yang perlu diperhatikan adalah keberagaman sumbernya.

"Kita punya banyak sekali pangan lokal dari umbi-umbian. Contohnya kimpul, yang sekarang sedang ngetren. Beras juga beraneka warna, jadi jangan nasi putih terus," ujarnya.

Dengan memanfaatkan sumber karbohidrat yang beragam, keluarga tidak harus bergantung pada satu jenis bahan pangan saja.

Pilih Protein yang Ekonomis

Selain karbohidrat, protein menjadi komponen penting yang tidak boleh diabaikan. Tara menyebut tahu dan tempe sebagai sumber protein nabati yang ekonomis dan mudah diperoleh.

Namun, ia mengingatkan agar konsumsi protein tidak hanya mengandalkan sumber nabati. Protein hewani juga perlu masuk dalam menu keluarga karena lebih mudah dicerna dan diserap tubuh.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
31 hari lalu

Hari Anak Nasional 2026, Edukasi Gizi di Kupang Libatkan 1.000 Orang Tua dan Anak

1 bulan lalu

Nasi, Kentang atau Pasta, Mana Paling Sehat? Begini Kata Ahli Gizi 

1 bulan lalu

Kuning Telur Tak Perlu Ditakuti, Ahli Gizi Ungkap Mitos Kolesterol

1 bulan lalu

Telur Ceplok atau Dadar, Mana Lebih Sehat? Begini Penjelasan Ahli Gizi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal