Ukraina Dilaporkan Mulai Gunakan Bom Tandan Kiriman AS untuk Serang Desa Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan bom tandan kiriman AS ke Ukraina. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Militer Ukraina dilaporkan mulai menggunakan bom tandan kiriman AS untuk menyerang Wilayah Belgorod di Rusia. Gubernur setempat mengatakan, bom tersebut ditembakkan ke sebuah desa Rusia di dekat perbatasan dua negara, Jumat (21/7/2023) waktu setempat.

“Di Distrik Belgorod, 21 peluru artileri dan tiga munisi tandan dari sistem roket peluncur ganda ditembakkan ke Desa Zhuravlevka,” ungkap Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, Sabtu (22/7/2023), lewat saluran Telegram miliknya.

Dia mengatakan, sampai saat ini tidak ada laporan mengenai korban atau kerusakan akibat serangan tersebut. Gladkov juga tidak memberikan bukti visual yang berkaitan dengan peristiwa itu.

Sampai berita ini ditulis, belum ada komentar langsung dari pihak Ukraina.

Ukraina telah menerima bom tandan alias bom klaster dari Amerika Serikat bulan ini. Kiev pun berjanji bakal menggunakannya hanya untuk mengusir konsentrasi pasukan Rusia di medan perang.

Bom tandan berisi sejumlah bom kecil (bomblet). Saat dijatuhkan, belum tentu semuanya akan meledak. Bom-bom kecil yang tidak meledak itu dapat membahayakan siapa pun, tanpa pandang bulu, di area yang luas. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
1 hari lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Internasional
1 hari lalu

Pejabat Militer AS Akui Ketangguhan Iran, Masih Bisa Membalas dan Gelar Serangan Asimetris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal