Gibran Respons Hasil Survei CELIOS: Bagian dari Demokrasi Sekaligus Bahan Evaluasi

Riyan Rizki Roshali
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Setwapres)

"Menyebut 75 persen responden merasa stres dengan kebijakan pemerintah adalah klaim berlebihan yang mendramatisasi proses transisi ekonomi demi menciptakan kepanikan di tengah masyarakat. Dinamika penyesuaian kebijakan fiskal dan ekonomi yang ditempuh pemerintah semata-mata dilakukan untuk menyelamatkan fondasi keuangan jangka panjang negara," tutur dia.

Sugiat juga membela keputusan Prabowo mengevaluasi dan menggeser sejumlah menteri. Menurutnya, perubahan komposisi kabinet merupakan hak prerogatif presiden untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif dan mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.

"Evaluasi dan penataan ulang pejabat yang dilakukan Presiden Prabowo murni didasarkan pada kebutuhan untuk mempercepat target pembangunan nasional, bukan karena tekanan pihak luar," ujarnya.

Di sektor pertahanan, Sugiat menilai kritik terhadap kebijakan Prabowo dan pelibatan strategisnya menunjukkan ketidakpahaman mengenai pentingnya membangun kekuatan pertahanan nasional. Dia menyebut kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi fondasi agar Indonesia tidak mudah ditekan negara lain.

Sugiat juga menolak rekomendasi CELIOS untuk mengganti indikator ekonomi konvensional dengan indeks kebahagiaan atau happiness index dan planetary boundary. Menurutnya, indikator pembangunan harus tetap memperhitungkan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan kesejahteraan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 jam lalu

Polemik Ijazah Gibran, PKB Kaji Usulan Hak Angket

18 jam lalu

Buntut Polemik Gibran, DPR bakal Atur Penyetaraan Ijazah Luar Negeri lewat RUU Sisdiknas

21 jam lalu

Presiden PKS Minta Fraksinya di DPR Kaji Usulan Hak Angket Usut Ijazah Gibran

21 jam lalu

Khozinudin Protes Keras Ditahan Masuk DPR untuk Desak Pemakzulan Gibran: Protokol Macam Apa Ini?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal