Kapolri Janji Sita Aset Jaringan Kejahatan Digital hingga TPPO, Pelaku Bakal Dimiskinkan

Puteranegara Batubara
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. (Foto: Yuwantoro)

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto berjanji menelusuri dan menyita aset jaringan kejahatan digital hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO) lintas negara. Langkah ini dilakukan untuk memutus aliran dana sekaligus mencegah jaringan kejahatan terus berkembang.

Suyudi menegaskan, penanganan kejahatan tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku. Polisi juga perlu menelusuri aset dan aliran dana yang berasal dari tindak pidana agar pelaku tidak memiliki sumber daya untuk mengembangkan jaringan kejahatannya.

"Jangan kita cuma sekadar menangkap, tapi tidak kita tracing asetnya. Karena kalau kita tidak miskinkan, dia akan terus bekerja terus, dia mengembangkan jaringannya,” kata Suyudi, Jumat (30/10/2026).

Dia mengingatkan, perkembangan teknologi membuat pola kejahatan semakin kompleks dan melibatkan jaringan lintas negara. Dana hasil penipuan daring, misalnya, dapat dialirkan melalui berbagai rekening, dikonversi menjadi aset digital, atau dipindahkan ke luar negeri untuk menyamarkan asal-usulnya.

Sementara itu, TPPO dapat bermula dari tawaran pekerjaan palsu. Korban kemudian berisiko dipaksa terlibat dalam berbagai tindak pidana, mulai dari penipuan daring dan perjudian online hingga kejahatan narkotika.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
14 hari lalu

TPPO Modus Prostitusi Online di Jatim Terbongkar, Polisi Sita 38 Kondom

15 hari lalu

Polisi Tetapkan 9 Tersangka TPPO ABK KM Maulana, Ada Pemilik hingga Kapten Kapal

1 bulan lalu

Pelarian DPO Kasus TPPO Berakhir, Ditangkap Tim Tabur Kejari Batam di Klub Malam

2 bulan lalu

Komisi XIII DPR RI Datangi Imigrasi Soekarno-Hatta, Dorong Penguatan Pencegahan TPPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal