Jawabannya bukan karena abu vulkanik merupakan racun yang otomatis membuat orang sakit.
Bahaya abu vulkanik muncul dari kombinasi beberapa faktor, ukuran partikelnya yang sangat kecil, bentuknya yang abrasif, kandungan mineralnya, konsentrasi di udara, serta lama seseorang terpapar.
Ketika masuk ke mata, partikelnya dapat menyebabkan iritasi dan berpotensi menggores kornea.
Ketika masuk ke saluran pernapasan, partikelnya dapat menyebabkan iritasi dan, jika ukurannya cukup kecil, masuk lebih dalam ke paru-paru.
Sementara ketika menempel di permukaan kendaraan, sifat abrasifnya dapat menyebabkan goresan jika langsung digosok.