Inilah alasan mengapa mobil yang tertutup abu tidak sebaiknya langsung dilap dalam kondisi kering. Partikel yang masih menempel dapat bergesekan dengan cat atau kaca.
Hal yang sama berlaku pada mata. Jika mata kemasukan abu lalu digosok, partikel abrasif tersebut dapat ikut bergesekan dengan permukaan kornea.
Mata merupakan salah satu organ yang paling cepat memberikan respons ketika terkena abu vulkanik.
Partikel abu yang masuk dapat membuat mata terasa seperti kemasukan benda asing. Mata bisa menjadi merah, berair, terasa gatal atau terbakar.
US Geological Survey (USGS) menjelaskan bahwa paparan abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi mata dan bahkan abrasi kornea dalam kondisi tertentu. Karena itu, ada satu kebiasaan yang justru perlu dihindari ketika mata terkena abu, mengucek mata.