Kenapa Abu Vulkanik Berbahaya? Cek Jawabannya di Sini!

Muhammad Sukardi
Abu Vulkanik berbahaya bagi kesehatan. (Foto: Dok. iNews)

JAKARTA, iNews.id — Sekilas, abu vulkanik terlihat tidak jauh berbeda dengan debu yang biasa menempel di jalan, kendaraan, atau teras rumah. Warnanya abu-abu, sangat halus, dan mudah beterbangan ketika terkena angin.

Namun, jangan buru-buru menganggapnya sebagai debu biasa. Ya, abu vulkanik merupakan material hasil erupsi gunung api yang tersusun dari pecahan batuan, mineral, dan material vulkanik berukuran sangat kecil. Karakter partikelnya bisa membuat mata perih, kulit mengalami iritasi, hingga mengganggu saluran pernapasan ketika terhirup.

Fenomena ini kembali menjadi perhatian setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyebabkan sebaran abu vulkanik mencapai sejumlah wilayah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Minggu (6/9/2026) mendeteksi dua klaster sebaran abu vulkanik. Salah satunya bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Klaster lainnya terpantau bergerak ke arah barat daya hingga barat laut dan mencakup sebagian Banten, Lampung, serta Bengkulu.

Lantas, apa sebenarnya abu vulkanik dan mengapa material ini bisa mengiritasi tubuh?

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
58 menit lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jakarta, BNPB Langsung Modifikasi Cuaca Hari ini

2 jam lalu

Jangan Langsung Dielap! Ini Cara Membersihkan Mobil yang Kena Abu Vulkanik Anak Krakatau

2 jam lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Warga Diminta Pakai Masker

24 menit lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenkes Siapkan Nebulizer hingga Obat Tetes Mata di Puskesmas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal