Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Isu Reshuffle Dikaitkan Menteri Lingkaran Jokowi, Istana Beri Penjelasan
Advertisement . Scroll to see content

Masa Depan Demokrasi di Tengah Transisi Kekuasaan

Minggu, 18 Agustus 2024 - 00:05:00 WIB
Masa Depan Demokrasi di Tengah Transisi Kekuasaan
Muh Jusrianto, Sekretaris Jenderal PB HMI dan Mahasiswa S3 HI Unpad.
Advertisement . Scroll to see content

Kesempatan politik dalam kerangka demokrasi liberal akan bermakna sejauh faktor sumber daya turut menyokong. Jika tidak, maka kesempatan politik itu jadi hambar! Kondisi inilah yang membuat politik kekerabatan atau dinasti politik tumbuh subur, pada akhirnya menciptakan dampak serius secara sosial, ekonomi, dan politik. 

Fenomena dinasti politik yang kian mengkristal selama dasawarsa terakhir menjadi tantangan sekaligus ancaman serius bagi perkembangan demokrasi Indonesia. James Loxton (2024) dalam penelitiannya menyebut fenomena tersebut sebagai hereditary democracy, di mana keberadaannya memiliki implikasi terhadap melemahnya proses demokrasi.

Meskipun dinasti politik sering diasosiasikan dengan monarki, namun secara praktik telah jadi fenomena umum. Secara kuantitas dinasti politik berjumlah signifikan. Pada 2024, menurut Loxton (2024), kepala pemerintah yang memiliki ikatan kekerabatan dengan kepala pemerintah sebelumnya banyak ditemukan pada negara demokrasi ketimbang autokrasi!

Potret menjamurnya dinasti juga ditemukan dalam arena elektoral Indonesia. Dalam studi Negara Institut tentang dinasti politik, pada Oktober 2020, mengungkap fakta yang mengkhawatirkan. Pasalnya, politik dinasti merata di hampir seluruh Provinsi di Indonesia pada Pilkada 2020. 

Dari total 739 Pasangan Calon, dinasti politik yang ikut dalam pagelaran elektoral berjumlah 129 orang, sementara ada 6 orang bakal calon tidak lolos sebagai calon dengan berbagai faktor.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut