Pemilih Pemula Pemilu 2024: Aktif Menuju Pasif atau Pasif Menuju Aktif

Dalam grafik tersebut juga menunjukkan bahwa mahasiswa semester tujuh sebagai pemilih pemula hanya merasa cukup antusias dengan lebih rendah angka sangat antusias yang hanya mendapatkan persenan sebesar 32 persen. Ditengah tingginya antusiasme generasi muda mahasiswa semester tujuh sebagai pemilih pemula namun dirasa masih belum optimal dalam mengenal calon-calon pemimpinnya dalam pemilu 2024.

Pemilih pemula, dalam hal ini generasi muda atau mahasiswa semester tujuh nampaknya masih sebatas mengetahui secara umum akan calon-calon pilihan dalam pemilu 2024, hal ini dibuktikan dengan hasil sebesar 51 persen mahasiswa masih hanya mempelajari Bacapres yang akan maju pada pemilu 2024.
Menariknya, generasi muda nampaknya hanya tertarik dan antusias spesifik terhadap sekedar memberikan suaranya pada pemilu nanti, dan cenderung tidak cukup tertarik dalam rangkaian atau tahapan yang berkaitan dengan pemilu 2024 nanti. Angka konkret didapatkan bahwa hanya 17 persen dari 100 mahasiswa generasi muda yang ingin terlibat aktif dalam kegiatan tahapan pemilu 2024.

Seperti pada grafik di atas, persenan besar lebih didominasi oleh generasi muda yang hanya ingin memberikan suaranya dalam pemilu tanpa terlibat akitf dalam kegiatan politik lainnya, hal ini memperoleh angka sebesar 39 persen.
Menanggapi hal ini, penulis melakukan wawancara sederhana dengan narasumber dari lembaga riset Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim S.Sos., M.Si. beliau mengatakan bahwa sikap ini cukup lazim dialami oleh sebagian besar pemilih pemula, dan biasanya generasi muda yang aktif dalam tahapan pemilu memiliki latar sebagai ketua organisasi ataupun keketuaan lainnya yang sudah melek akan isu-isu politik.