Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif
Advertisement . Scroll to see content

Pemilih Pemula Pemilu 2024: Aktif Menuju Pasif atau Pasif Menuju Aktif

Minggu, 05 November 2023 - 09:55:00 WIB
Pemilih Pemula Pemilu 2024: Aktif Menuju Pasif atau Pasif Menuju Aktif
Ilustrasi pemilih pemula dalam Pemilu 2024 (Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

“Hal ini cukup lazim dialami oleh sebagian besar pemilih pemula,  pada dasarnya pemilih pemula membutuhkan adanya gerakan yang mendorong untuk mengantarkan serta menggerakkan mereka pada sikapnya untuk aktif mengikuti tahapan pemilu. Pemilih pemula yang antusias nya tinggi terhadap tahapan pemilu biasanya sudah memiliki latar belakang atau posisi-nya pada suatu organisasi tertentu.”

Keterlibatan generasi muda dalam partisipan aktif pada tahapan pemilu dirasa sebagai hal yang sangat penting, melihat beragam data yang telah dijabarkan sebelumnya dapat digambarkan bahwa pemilih pemula memiliki ketertarikan yang tinggi akan pemilu 2024 namun perlu adanya gerakan ajakan kepada pemilih pemula yang dirasa cukup awam terhadap calon-calon yang akan maju pada pemilu 2024 nanti. 

Keikutsertaan generasi muda tentunya tidak hanya terjadi saat pemilu, meniti jauh kebelakang, berdirinya bangsa Indonesia juga tidak terlepas dari perjuangan kaum muda Indonesia. Salah satu gerakan penting yang dilakukan oleh generasi muda Indonesia adalah saat di ikrarkan-nya Sumpah Pemuda pada tahun 1928 lalu.

Lewat gerakan tersebut, generasi muda Indonesia pada saat itu mampu bersatu untuk menyatukan beragam perbedaan dan bersatu untuk berbangsa Indonesia. Gerakan golongan muda Indonesia pada peristiwa Rengasdengklok juga memiliki dampak yang besar terhadap kemerdekaan Indonesia, saat itu golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Tokoh-tokoh golongan muda saat ini merupakan generasi muda potensial yang dimiliki bangsa ini, usianya yang masih muda sudah mampu mengambil sikap untuk kepentingan bangsa, beberapa tokoh golongan muda yang terlibat saat itu seperti Sukarni yang usianya baru 29 tahun, Chaerul Saleh juga baru berusia 29 tahun, Wikana dengan usia 31 tahun hingga yang lainnya dengan usia yang terbilang cukup muda. 
Tentunya hal ini menandakan keterlibatan generasi muda sangat dibutuhkan untuk pemikiran-pemikiran yang lebih fresh sehingga adanya inovasi-inovasi baru dalam penyegaran pemilu 2024 nanti. Keaktifan generasi muda sebagai pemilih pemula tentu akan berdampak besar bagi keberlangsungan pemilu 2024.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut