Masa Depan Demokrasi di Tengah Transisi Kekuasaan

Muh Jusrianto
Muh Jusrianto, Sekretaris Jenderal PB HMI dan Mahasiswa S3 HI Unpad.

Walaupun konflik kepartaian sering terjadi, tapi dalam kasus Demokrat terdapat diferensiasi lantaran motor penggeraknya itu pihak eksternal.

Keputusan Airlangga Hartarto mundur dari kursi kepemimpinan Partai Golkar yang terkesan mendadak, sehingga memantik aneka spekulasi, merupakan cerminan dari problem kedaulatan partai. 

Pasang surut dinamika yang berlangsung selama setahun terakhir menunjukkan jika konflik dan jalan penyelesaiannya tidak dapat dilakukan melalui mekanisme yang normatif.

Keputusan politik yang mengejutkan tersebut telah memunculkan aneka spekulasi akan adanya invisible power hand di baliknya. Spekulasi ini bukan tanpa alasan. Mengingat capaian Partai Golkar selama kepemimpinan Airlangga tergolong sukses sehingga nyaris tidak ada alasan politik yang legitimate untuk mundur sebelum tiba waktunya.

Dinamika kepartaian di Indonesia memang cenderung problematik. Partai bukannya tampil sebagai medium demokratis untuk menjamin kepentingan publik, melainkan menjelma sebagai medium perlindungan diri dan pertahanan kepentingan segelintir pihak. Pada akhirnya, problem kepartaian hendak berkontribusi terhadap mendung demokrasi.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bacakan Replik, Roy Suryo Tegaskan Tuntutan Ganti Rugi Rp206 Juta Bentuk Perlawanan Moral

3 hari lalu

Ferdinand Hutahaean: Debat Ijazah Jokowi Tak Akan Ketemu sampai Kiamat

3 hari lalu

Eks Hakim Tinggi Yakin Ijazah Jokowi Dibuka ke Publik di Sidang Roy Suryo

3 hari lalu

Pakar Hukum Pidana Bongkar Kejanggalan Dakwaan Roy Suryo: Cacat Materi Ini, Kacau Balau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal