Simpang Siur Kematian Sutrimo Eks Orang Dekat Jampidsus, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

iNews TV
Keluarga Sutrimo (42), warga Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, melaporkan kematian almarhum ke Polresta Banyumas untuk meminta kepastian hukum mengenai penyebab kematian. (Foto: Ist)

Sebelumnya, keluarga disebut tidak berniat membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Namun, sejumlah informasi yang berkembang kemudian membuat keluarga dari orang dekat eks Jampidsus Febrie Adriansyah merasa perlu meminta kepastian kepada kepolisian.

"Karena simpang siur berita, apalagi mohon maaf ada tuduhan katanya keluarga itu tidak melapor gara-gara dapat uang," katanya.

Menurut Aan, laporan tersebut tidak dimaksudkan untuk menuduh pihak tertentu. Keluarga hanya ingin mengetahui secara jelas penyebab kematian Sutrimo.

"Keluarga juga ingin tahu, ingin memastikan kepastian hukumnya seperti apa. Apakah kematiannya wajar atau tidak," ujarnya.

Dalam laporan tersebut, keluarga tidak mencantumkan nama seseorang sebagai terlapor. Seluruh proses penelusuran mengenai kematian Sutrimo diserahkan kepada penyidik Polresta Banyumas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Makam Sutrimo Orang Dekat Febrie di Banyumas Dijaga Ketat Polisi Jelang Ekshumasi

1 hari lalu

Polisi Periksa 24 Saksi untuk Ungkap Kasus Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus

2 hari lalu

Misteri Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan

2 hari lalu

Polda Metro Pakai Pasal Pembunuhan Berencana di Kasus Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus

2 hari lalu

Polda Metro Tingkatkan Kasus Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus ke Penyidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal