Waspada! Gen Z Kini Dihantui Fatty Liver, Dokter Ungkap Pemicunya

Muhammad Sukardi
Ilustrasi gen z malas bergerak yang dapat memicu fatty liver. (Foto: Ilustrasi AI)

"Secara fisik sih memang ini pasiennya obese, emang gemuk. Terus emang dia kerjanya juga banyak duduk. Karena dia punya toko, dia jaga sendiri. Jadi dia dari pagi sampai malam, ya, duduk saja gitu," tuturnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena fatty liver atau dalam istilah medis yang kini banyak digunakan, metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease (MASLD), merupakan kondisi ketika terjadi penumpukan lemak di hati yang berkaitan dengan gangguan metabolisme. Kondisi ini dapat terjadi pada berbagai kelompok usia, termasuk usia muda.

Gaya Hidup Gen Z Jadi Sorotan

Dokter Nareswara menilai perubahan pola hidup turut berperan dalam bergesernya usia munculnya sejumlah penyakit metabolik.

Menurut dia, saat ini masyarakat lebih mudah menemukan makanan dan minuman tinggi gula. Tren minuman manis, kopi dengan tambahan gula, serta makanan yang sedang viral membuat konsumsi jenis makanan dan minuman tersebut menjadi lebih mudah dilakukan berulang kali.

"Mungkin karena hal ini juga menyebabkan adanya pergeseran populasi. Jadi penyakit-penyakit yang biasanya muncul di usia 40-an, sekarang usia 20-an juga bisa ada," ujarnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 hari lalu

BPJS: Pembiayaan Penyakit Ginjal Capai Rp7 Triliun hingga Juni 2026

5 hari lalu

Kemenkes Revisi Pedoman Penyakit Ginjal Kronis, Skrining dan Edukasi Bakal Diperkuat

17 hari lalu

58 Tahun Lawan DBD, Kenapa Penyakit Ini Tak Kunjung Hilang dari Indonesia?

19 hari lalu

5 Penyakit Ini Diam-Diam Hantui Warga Jakarta Imbas Kekeringan September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal