Dirjen Imigrasi Hendarsam Ungkap Ambisi Perkuat Peran Imigrasi: Harusnya Sama Besarnya dengan Polisi

iNews
Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Hendarsam Marantoko (Podcast Deep Talk/YouTube iNews Official)

Teknologi pengenalan wajah atau face recognition juga digunakan dalam pemeriksaan keimigrasian di bandara, pelabuhan, dan pintu masuk lainnya. Teknologi tersebut membantu petugas melakukan pemeriksaan identitas berdasarkan data paspor dan biometrik. Dengan sistem tersebut, pengawasan terhadap pergerakan orang yang keluar dan masuk Indonesia dapat dilakukan secara lebih cepat.

Benahi Internal, Akui Masih Ada Pungli

Hendarsam menegaskan, upaya memperbesar Imigrasi tidak hanya berkaitan dengan kewenangan terhadap orang asing. Pembenahan internal juga menjadi bagian penting dari agenda tersebut.

Dia secara terbuka mengakui masih adanya persoalan pungutan liar (pungli) di lingkungan Imigrasi serta stigma bahwa institusi tersebut merupakan lahan basah.

"Imigrasi itu salah satu tempat yang labeling-nya tempat basah. Salah satunya karena pungli," kata Hendarsam.

Menurut dia, persoalan tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun hingga berpotensi membentuk kultur di dalam institusi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Imigrasi Deportasi 25 WN Vietnam yang Langgar Izin Tinggal 

7 hari lalu

Imigrasi Tunda Keberangkatan 8.287 WNI Sepanjang 2026, Cegah Perdagangan Orang

8 hari lalu

Imigrasi Soetta Hadirkan Layanan Pasporia di CFD Sudirman-Thamrin, Permudah Layanan Paspor di Akhir Pekan

14 hari lalu

Imigrasi Deportasi 4 WN China, Jadi Buruh Bangunan Ilegal di Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal