China Bangun Kamp-Kamp Rahasia untuk 'Mendidik' Muslim Uighur

Nathania Riris Michico
Bendera Cina berkibar di atas sebuah masjid yang ditutup di Kota Kashgar, Xinjiang.

Seperti contoh, Ablet Tursun Tohti. Setiap pagi, ketika pria berusia 29 tahun itu bangun satu jam sebelum fajar, dia dan sesama tahanan punya satu menit untuk beranjak ke lapangan.

Setelah berbaris, mereka disuruh berlari.

"Ada ruangan khusus untuk menghukum mereka yang berlari tidak cukup cepat. Di dalam ruangan ada dua pria, seorang memukul dengan sabuk, lainnya menendang."

Ablet Tursun Tohti. (Foto: doc. pribadi)

Lapangan yang dimaksud Ablet dapat jelas terlihat pada foto kamp melalui satelit. Lokasinya terletak di Kota Hotan, bagian selatan Xinjiang.

"Kami menyanyikan lagu berjudul 'Tanpa Partai Komunis Tidak Ada China Baru'," kata Ablet.

"Dan mereka mengajari kami soal hukum. Jika kami tidak bisa menghapalnya dengan benar, kami dipukuli."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

China Boikot Kylian Mbappe gegara Candaan Sebut Mao Zedong Diktator

5 hari lalu

Pemimpin Korut Kim Jong Un Datangi China, Ada Apa?

7 hari lalu

Gempa M7 Tibet China Tewaskan 16 Orang, Xi Jinping Perintahkan Operasi SAR Besar-besaran

7 hari lalu

Breaking News: Gempa Magnitudo 7 Guncang Tibet China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal