China Bangun Kamp-Kamp Rahasia untuk 'Mendidik' Muslim Uighur

Nathania Riris Michico
Bendera Cina berkibar di atas sebuah masjid yang ditutup di Kota Kashgar, Xinjiang.

Namun, salah seorang lainnya berbisik, "Tidak ada lagi yang datang."

Dari kejauhan, kami melihat seorang polisi berhelm sedang mengepel tangga masjid. Suara ceburan air di dalam ember dan bunyi pel meluncur terdengar menggema di alun-alun.

Perilaku polisi itu kemudian diabadikan oleh sejumlah turis China dengan kamera mereka.

BBC meninggalkan Kashgar melalui jalan tol, menuju barat daya ke daerah yang ditandai desa dan pertanian kaum Uighur serta bangunan yang diduga kamp penahanan.

Namun ternyata jalan tol tampaknya diblokir. Para polisi yang menjaga blokade jalan tol memberitahu bahwa permukaan jalan meleleh akibat terik matahari.

"Tidak aman melanjutkan perjalanan," kata mereka.

Pada saat bersamaan, terlihat mobil-mobil lain dialihkan ke parkir kendaraan di pusat perbelanjaan dan melalui suara radio kami mendengar instruksi untuk menahan mereka "selama beberapa waktu".

Di jalur jalur alternatif lain, lagi-lagi ada blokade jalan, meskipun penjelasannya berbeda-beda. Di sebuah blokade jalan, petugas mengatakan penutupan itu dilakukan karena ada "latihan militer".

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

6 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

6 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

7 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal