China Bangun Kamp-Kamp Rahasia untuk 'Mendidik' Muslim Uighur

Nathania Riris Michico
Bendera Cina berkibar di atas sebuah masjid yang ditutup di Kota Kashgar, Xinjiang.

Dua hal paling utama dalam kebudayaan Uighur—agama dan keluarga—dirusak secara sistematis.

Akibat penahanan sejumlah anggota keluarga, laporan-laporan menyebutkan banyak anak ditempatkan di panti asuhan yang dikelola negara.

Lain lagi dengan kisah Bilkiz Hibibullah, yang tiba di Turki pada 2016 dengan kelima anaknya. Putrinya yang bungsu, Sekine Hasan, yang kini berusia 3,5 tahun berada di Xinjiang bersama ayahnya—suami Bilkiz.

Anak itu belum punya paspor. Rencananya, begitu dia punya paspor, seluruh anggota keluarga akan bertemu di Istanbul.

Bilkiz Hibibullah. (Foto: BBC)

Namun, rencana itu tak pernah terwujud. Bilkiz meyakini suaminya ditahan pada 20 Maret tahun lalu. Dia kehilangan kontak dengan keluarganya dan sama sekali tak tahu di mana putrinya berada.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
6 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
8 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal